SURAT KUASA

Pada era reformasi ini segala tindakan harus hati-hati karena seiring kesadaran masyarakat akan hukum semakin tinggi juga masyarakat sekarang ini semakin kritis dalam menghadapi permasalahan hukum diantaranya adalah apabila keluar suatu Surat Keputusan dari Instansi pemerintah yang tidak berkenan pada diri mereka, mereka dengan segera akan mengambil tindakan hukum salah satunya dengan mengajukan gugatan tata usaha Negara terhadap surat keputusan pejabat itu. Hal ini dapat dilakukan baik oleh pihak yang langsung terkena tuindakan itu ataupun pihak yang secara tidak langsung terkena akibat dari dikeluarkannya suatu surat keputusan itu.

Biasanya disini yang akan menjadi objek dari suatu gugatan tersebut adalah suatu Surat Keputusan yang sudah bersifat tertulis, konkrit, individual dan final.

Bagi mereka yang akan melakukan tindakan dalam menghadapi suatu keputusan tersebut ada yang mereka maju sendiri ataupun ada yang diwakilikan pada kuasa hukumnya.

Kita di sini akan membicarakan apabila maju dengan menggunakan jasa seorang kuasa hukum atau advokat atau ketika pejabat yang selalu berkedudukan sebagai Tergugat hamper selalu diwakili oleh kuasanya yaitu Kepala Biro Bagian Hukum pada instansi terkait.

Permasalahannya apakah surat kuasa itu ?

Apakah dibenarkan ?

Dan apa saja yang haarus ada dalam suatu surat kuasa?

Untuk menjawab itu kita lihat pada pasal 57 UU No. 5 Tahun 1986.

Surat kuasa adalah surat yang dibuat dan ditandatangani oleh Pemberi kusa dan Penerima kuasa yang berisi tentang pemberian wewenang kepada penerina kuasa untuk melakukan tindakan yang bertindak untuk dan atas nama pemberi kuasa dan untuk mewakili kepentingannya menurut hokum

Di sini jelas bahwa kuasa itu dibenarkan.

Unsur-unsur yang harus ada dalam surat kuasa adalah

  1. Judul,
  2. Identitas pemberi kuasa ,
  3. Pernyataan pemberian kuasa ,
  4. Identitas penerima kuasa,
  5. Kompetensi penerima kuasa,
  6. Wewenang substitusi,
  7. Tempat dan tanggal pembuatan surat kuasa.
  8. Tandatangan sipemberi dan si penerima kuasa diatas materai cukup.

Unsur-unsur diatas yang biasanya ada dalam suatu surat kuasa.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: